Selasa, 21 Mei 2013

TUGAS RISET PEMASARAN

"MEMBUAT JURNAL TENTANG PEMASARAN"

Nama : Lana
Kelas:3ddo1
NPM :33210962

Judul :Strategi Komunikasi Pemasaran Pada Lembaga Kursus

BAB I
PENDAHULUAN

Yogyakarta yang menyandang predikat kota pelajar, sangat dikenal dengan berbagai instansi atau lembaga pendidikan formal dari dasar, menengah hingga tinggi. Ia juga dikenal memiliki banyak lembaga pendidikan non formal di berbagai penjuru wilayah. Pendidikan nonformal yang praktis dan efisien sudah tentu menjadi sebuah pilihan tepat.
Dalam rangka memanfaatkan peluang yang ada dan mengungguli para
pesaing, perusahaan atau lembaga haruslah menggunakan metode pemasaran
modern. Yang bertujuan agar informasi-informasi tentang produk atau jasa yang
ditawarkan dapat diakses oleh target konsumen secara tepat.
Pemasaran modern membutuhkan lebih dari sekedar mengembangkan
produk atau jasa, membuat harga untuk produk baang atau jasa tersebut,
mengomunikasikan informasi tentangnya melalui berbagai communication
channel, baik yang langsung maupun tidak langsung dengan mengkoordinasikan
distribusinya.
Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan pelanggan yang telah
membeli produknya maupun dengan pelanggan potensialnya. Maka tak terelakkan
lagi, setiap perusahaan harus mengambil peran
sebagai komunikan dan komunikator.
Berbeda dengan pendidikan formal, maka pendidikan nonformal memiliki
beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh pendidikan formal pada umumnya.
Baik dari segi pembiayaan yang relative lebih murah, juga waktu
pembelajarannya yang relatif lebih singkat, padat, dan efisien. Beberapa faktor
inilah yang mendorong masyarakat khususnya masyarakat menengah ke bawah
untuk memilih lembaga pendidikan nonformal sebagai pilihan dalam rangka
memperoleh ketrampilan sebagai bekal merek
di kelak kemudian hari.

1.2
Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah penelitian ini dapat dirumuskan
sebagai berikut :
“Bagaimana strategi komunikasi pemasara
n yang diterapkan oleh
Lembaga Kursus dan Pelatihan Arimbi di Yogyakarta dalam upaya menarik minat
konsumen?”

1.3
Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.3.1

Tujuan Penelitian

Untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan
oleh Lembaga Kursus
dan Pelatihan Arimbi di Yogyakarta dalam upaya menarik
minat konsumen.

1.3.2
Manfaat Penelitian

A.
Secara Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah
wahana pengetahuan dan perkembangan ilmu komunikasi pada
khususnya strategi k
omunikasi pemasaran.

B.
Secara Praktis
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi perorangan,
praktisi khususnya untuk mengetahui strategi komunikasi
pemasaran pada produk jasa.

1.4
Kerangka Teori

1.4.1
Strategi
Strategy
menurut Oxford English Dicti
onary mengandung arti sebagai
„the
art of commander
-
in
-
chief: the art of projecting and directing the larger military
movements and operations of a campaign”
yang memiliki terjemahan bebas
antara lain “seni memproyeksikan dan mengarahkan gerakan-gerakan yang lebih
besar dari militar dan pengoperasian suatu kampanye”.
Arti kata ini sekilas menunjukkan relasional yang lemah dengan
penggunaannya dalam bisnis dan manajemen. Oleh karena itu bila mendasarkan
pada pengertian strategi dalam Oxford English Dictionary, pernyataan bahwa
strategi dalam konteks bahasa lebih dekat dengan bidang kemiliteran.


PENUTUP
Lembaga kursus dan pelatihan Arimbi atau LKP Arimbi merupakan
lembaga yang bergerak di bidang tata busana salah satunya membatik. Hasil karya
dari peserta juga dipasarkan, jadi tidak hanya sebatas belajar bagaimana proses
pembuatan batik akan tetapi juga diajarkan bagaimana memasarkannya.
Sesuai dengan motto LKP Arimbi yaitu “Mau maju dan mandiri ayo kita
raih bersama LKP Arimbi”, bahwa LKP Arimbi terbuka untuk siapa saja yang
ingin bergabung dan maju dengan cara mengikuti kursus dan pelatihan, kemudian
mengembangkan apa yang telah diajarkan menjadi usaha atau membuka lapangan
pekerjaan.
Diawal berdirinya LKP Arimbi kegiatan pemasarannya tidak terencana

dan dilakukan secara spontan. Kemudian berikutnya LKP Arimbi memiliki jenis
program dan media yang digunakan untuk melakukan komunikasi pemasaran,
namun masih dilakukan secara bersama-sama dan tidak terlaksana sepenuhnya.
Kegiatan strategi pemasaran yang tanpa acuan yang terencana ini
berdampak pada strategi komunikasi pemasarannya. Hingga saat ini LKP Arimbi
belum memaksimalkan elemen-elemen bauran komunikasi pemasaran yang dapat
menunjang peningkatan dalam hal menarik konsumen dan pembentukan brand image
LKP Arimbi sebagai lembaga non formal yang bergerak dibidang tata
busana

Saran
Masukan dan harapan untuk Lembaga Kursus dan Ketrampilan Arimbi
yang selama ini perlu mendapat perhatian yaitu menambah sarana dan prasarana
untuk tempat belajar agar dapat menampung peserta kursus lebih banyak lagi,
mengingat tingginya minat masyarakat dengan adanya subsidi silang dan pelatihan
untuk memasarkan hasil karya batiknya. Kemudian juga adanya keluhan dari
peserta didik mengenai fasilitas atau tempat yang kurang luas.
Dalam strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan juga masih
dilakukan secara bersama- sama oleh seluruh elemen yang ada di struktur
organisasi dan bekerja secara team work. LKP Arimbi juga sebaiknya memiliki
staf atau bagian pemasaran tersendiri sehingga setiap bagian di struktur organisasi
bekerja sesuai dengan job description nya.
Prestasi yang diraih oleh LKP Arimbi merupakan nilai
tambahan yang lain yang dimiliki oleh LKP Arimbi sendiri. Sebaiknya juga dicantumkan di dalam
media promosi sebagai salah satu daya tarik selain adanya kursus gratis bagi yang tidak mampu, ini dilakukan
untuk meraih peserta lebih banyak lagi.Sehingga
target yang diharapkan bisa tercapai lebih maksimal lagi.
Kemudian sebaiknya dilakukan evaluasi setiap periode tertentu mengenai
kegiatan komunikasi pemasaran yang telah dilakukan, ini demi mengetahui sejauh
mana keberhasilan pelaksanaan kegiatan komunikasi pemasaran, apakah sudah
memenuhi target yang diinginkan oleh lembaga tersebut atau perlu adanya
peningkatan lagi.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar